Jumat, 04 Maret 2011

‘Udin’ Bisa Bikin Jadi Artis


        Belum hilang lagi ingatan tentang dua orang cewek (shinta dan jojo) yang mendadak terkenal melalui dunia maya dengan lypsing lagu lama ‘keong racun’. Muncul pula Bona seorang mantan napi yang menciptakan lagu kritik sosial berjudul ‘andai ku gayus tambunan’, lagu ini bercerita tentang sosok mafia pajak yang punya banyak uang sehingga semuanya dapat dibeli, bahkan penjara pun bagaikan tempat persinggahannya saja. Sedangkan dia bisa pergi kemana-mana (kok malah jadi ngejelekin si Gayus).
       Baru-baru ini muncul lagi artis dadakan yang masih hangat dibicarakan stasiun televisi dalam program gosipnya. seorang warga Nusa Tenggara Barat bernama Udin yang awalnya biasa dan lagi-lagi dengan menggunakan dunia maya (internet) akhirnya bisa pergi ke jakarta (baca: jadi artis) hanya bermodalkan nama orang lain. Kok bisa ya??? Ya tentu bisa lah, mungkin dia sudah dapat ilmunya Purdi E Chandra (Pengusaha Sukses). Bung Purdi kan pernah bilang kalau mau sukses uang bukan segalanya, cukup dengan memakai istilahnya BODOL (Berani Optimis Duit Orang Lain), BOTOL (Berani Optimis Tenaga Orang Lain), BONOL (Berani Optimis Nama Orang Lain), atau mungkin ada singkatan lainnya, yang intinya memotivasi pegiat usaha.
      Nah, BONOL ini nih yang dijalanin si pemilik nama lengkap Sualudin yang masih study di STKIP Hamzanwadi Selong. Bermodalkan nama-nama orang di sekitarnya, ia pun mendadak jadi terkenal. Menurut ceritanya pada media TV swasta nasional, awalnya hanya iseng karena disekelilingnya banyak betul yang namanya Udin, dari teman, sahabat sampai keluarganya sendiri. Terpikirlah baginya membuat lagu yang semuanya plesetan dari nama Udin. Seperti lagunya (sedikit mengambil lirik yang dinyanyikannya), Udin yang pertama namanya Awaludin, Udin yang terakhir Akhirudin, Udin yang sering di kamar Kamarudin, Udin yang sering di jalan namanya Jalaludin, dst. Semuanya dari nama Udin. Akhirnya dari nama itu diambil judul “Udin Sedunia”. 
      Mungkin tidak pernah terpikir di pikiran kalau nama sesimpel Udin bisa dijadikan peluang bahkan bisa mengorbitkan seseorang menjadi artis (wah keren ya…). Atau mungkin pernah terbesit, tapi masih ragu untuk memulainya. Itulah mungkin kebanyakan dari kita, takut dan ragu untuk memulai. Lagi-lagi penulis mengambil 9 prinsip dasar agar orang bisa sukses versi Purdi E Chandra yakni: 1. Action, 2. Action, 3. Action, 4. Action, 5. Action, 6.Action, 7. Action, 8. Action, dan ke 9. Action. Loh semuanya kok action, coz kalau tidak action semuanya hanyalah mimpi dan khayalan belaka, termasuk mimpi untuk jadi artis.
        Nah, kapan lagi mau meniru seperti Udin? Meniru itu diperbolehkan asal jangan plagiat atau copy paste. ‘Kan ada istilah ATM (Amati Tiru dan Modifikasi). Selamat mencoba dan sukses seperti Udin.

Reference: www.udinsedunia.blogspot.com

Senin, 28 Februari 2011

Menunggu Senyum mu

Seharian sudah dirimu terbaring di kasur itu. Kulihat mukamu yang pucat dan matamu memerah serta badanmu yang terkulai lemas. Sejak malam itu, suara keheningan pecah dengan lengkingan batuk mu. Saat pagi tiba kuharap kau akan bangun dan menyambut mataku yang terbuka dengan senyuman manis di bibirmu. Namun, saat kupalingkan wajah ini, kulihat kau masih berada di sampingku dengan kondisi tubuh demam tinggi. Obat yang kuberikan pun ternyata tak mampu jua membendung penyakit yang menyerangmu, hampir saja putus asa diriku tapi aku yakin ini adalah anugerah dari Allah yang membuktikan bahwa IA masih memperhatikan hambaNya. 
Sayang,,kita beruntung masih memiliki teman dan keluarga yang peduli dengan kita. Tak dapat dibayangkan jika kita berlaku jahat dengan orang lain, saat-saat seperti ini, saat kita membutuhkan pertolongan, walaupun tak ada yang dipinta pertolongan selain kepada Allah, tapi Allah pun menganjurkan kepada kita untuk saling tolong menolong dalam kebaikan, maka pada merekalah (orang di sekitar kitalah) yang akan kita pintai pertolongannya. 
Sayang,,,kulihat kau semakin terkulai lemas, ketika tubuhmu mulai dibawa dan dibaringkan di ruang IGD untuk diperiksa. Rasanya mata ini ingin mengucurkan air mata, karena tak tahan melihat penderitaan yang kau alami. Namun, Allah benar-benar tak tega melihat kesedihan hambaNya, dokter periksa mengatakan bahwa kamu boleh dibawa untuk rawat jalan saja. Meski demikian, hati ini masihlah gundah gulana, sebelum diriku melihat sebuah senyuman ikhlas terlihat di bibir manismu sayang.

Bukan Pertanda Buruk


Orang kadang beranggapan bahwa jika kita mengalami kesusahan pada awal kita memulai sesuatu maka itu merupakan pertanda buruk pada apa yang kita kerjakan selanjutnya. Tapi apakah itu benar?mungkin benar dan mungkin juga tidak. Mungkin benar jika seluruh pikirannya yang awalnya akan melakukan sesuatu dengan yakin, akhirnya harus tercemari dengan pikiran bahwa kita telah melakukan kesalahan di awal, apalagi selanjutnya. Namun mungkin tidak jika kita terus yakin dengan apa yang kita kerjakan, dan sangat jarang sekali sesuatu yang pertama kali dikerjakan sudah membuahkan hasil. Coba kita lihat, seorang anak yang baru beranjak balita dia pasti akan berusaha terus menerus untuk belajar berdiri, bahkan berjalan. Tapi lihat, berapa banyakkah ia terjatuh. Jika ia berpikir jatuh sebelumnya adalah awal kegagalan maka dia akan berhenti melakukannya. Dan ingatlah, manusia sudah mempunyai kodrat tidak merasa puas dengan yang ada.
Keyakinan kuat itulah yang menjadi modal awal penulis untuk belajar menulis di media blog ini.Terima Kasih

Kata Bamula

    Dengan menyebut asma Allah lah kumulai menulis dalam blog yang baru berumur beberapa jam ini. Semoga isi dari blog ini dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Bukankah sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain. 

     Semoga apa yang kutulis nantinya tidak menyinggung perasaan para pembaca blog ini, melainkan hanya sebuah i'tibar bagi penulis dan syukur-syukur jika berguna bagi pembaca. Mungkin tak perlulah kata pemula ini berpanjang lebar, layaknya sebuah catatan harian. Bagi para pembaca selamat menikmati tulisan ini.